Kembali ke Asal-Usul Sejarah Dollar
Tahun 2019 ini merupakan salah satu tahun istimewa dalam sejarah percetakan koin perak di Amerika Serikat, karena di tahun inilah pertama kalinya dalam sejarah U.S. Mint, mereka mencetak koin perak pecahan Quarter Dollar dan juga Half Dollar dalam komposisi perak mencapai 99,9%. Sebelumnya, koin perak pecahan Half Dollar, Quarter Dollar, dan juga Dime dicetak dengan komposisi perak 90%.
Dari lima jenis koin perak Quarter Dollar tahun 2019 yang memiliki komposisi perak 99,9% perak ini, ada satu yang menarik perhatian saya, yaitu koin perak Quarter Dollar dengan desain San Antonio Missions. Bahkan jika dibandingkan desain dari koin perak quarter dollar tahun-tahun sebelumnya, atau juga desain dari koin perak America the Beautiful yang pernah ada, saya tetap menganggap bahwa koin perak San Antonio Missions adalah desain paling menarik yang pernah ada. Kenapa saya berani mengatakan demikian? Tentu saja bukan karena sisi Obverse, karena sisi obverse koin ini menampilkan George Washington, sama seperti koin perak Quarter Dollar lainnya. Yang membuat koin perak ini menarik perhatian saya tentu saja karena desain Reverse-nya yang lain dari pada yang lain jika dibandingkan dengan koin-koin perak buatan U.S. Mint.
Pada sisi Reverse ini terdapat semacam gambar salib dengan empat bidang. Namun, dari empat gambar yang ada pada keempat bidang tersebut, yang paling membuat saya terkesan adalah gambar pada pojok kanan atas, yaitu gambar singa. Lho, memangnya apa istimewanya dengan gambar singa ini?
Kita semua tahu bahwa dollar merupakan mata uang negara Amerika Serikat dan juga beberapa negara lainnya seperti Canada dan Australia. Namun, mungkin tidak banyak dari kita yang tahu bahwa sebenarnya istilah dollar itu bukan berasal dari Amerika Serikat itu sendiri melainkan merupakan adaptasi dari mata uang negara lain. Bisa dikatakan bahwa dollar sudah ada 200 tahun sebelum Amerika Serikat menyatakan kemerdekaannya pada tahun 1776 M. Kalau boleh saya sederhanakan, dollar amerika itu sebenarnya berasal dari koin perak Pillar Dollar dari Spanyol yang dicetak di Mexico dan beberapa negara Amerika Latin seperti Bolivia dan Peru. Namun, istilah dollar dalam Pillar Dollar pun bukan berasal dari bahasa Spanyol melainkan berasal dari mata uang yang lain lagi, yaitu Lion Dollar atau leeuwendaalder yang merupakan koin perak yang berasal dari Belanda. Dan leeuwendaalder sendiri bukan istilah asli bikinan orang Belanda melainkan merupakan adaptasi dari koin perak Joachimsthaler yang berasal dari Bohemia (sekarang merupakan bagian dari negara Republik Ceko).
Jadi boleh dikatakan bahwa Joachimsthaler merupakan nenek moyang dari mata uang dollar Amerika. Joachimsthaler adalah ayah kandung dari leeuwendaalder atau Lion Dollar dari Belanda yang sempat menjadi mata uang pilihan dalam dunia internasional perdagangan pada masanya. Bahkan Numismatic Guaranty Corporation (NGC) menobatkan leeuwendaalder atau Lion Dollar sebagai koin dollar perak pertama di Amerika (America's First Silver Dollar)
Leeuwendaalder atau Lion Dollar bisa dibilang sebagai pendahulu dari koin perak terkenal lainnya yaitu Maria Theresa Thaler dan juga Spanish Dollar.
Sebagai informasi tambahan, pada abad ke-18 Masehi, terdapat dua koin perak yang paling terkenal di seluruh dunia, yaitu Pillar Dollar dan Maria Theresa Thaler (MTT). Boleh dibilang bahwa kedua koin perak ini sama-sama merupakan evolusi dari koin perak Belanda leeuwendaalder (Lion Dollar). Namun bedanya antara Pillar Dollar dengan MTT adalah, jika Pillar Dollar lebih populer di Dunia Baru, yaitu di benua Amerika, sementara MTT lebih populer di Dunia Lama, yaitu Eropa dan Asia.
Nah, mengapa koin perak Quarter Dollar San Antonio Missions ini sangat istimewa? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena kembalinya gambar singa pada koin perak dollar. Sebelum-sebelumnya, gambar yang paling umum dari koin dollar Amerika adalah gambar elang. Setahu saya, sepanjang sejarah percetakan koin perak Amerika Serikat, baru di tahun 2019 inilah muncul gambar singa pada koin perak Amerika Serikat.
Bukan hanya itu, gambar + (tanda tambah) ukuran besar yang membagi koin menjadi empat bidang pun mengingatkan saya akan sisi Obverse dari Pillar Dollar dan juga MTT. Dari sekian banyak desain koin America the Beautiful dan juga Quarter Dollar, baru kali inilah ada tanda + seperti ini pada koin perak Amerika. Pendeknya, sisi Reverse dari koin perak San Antonio Missions silver quarter dollar ini benar-benar klasik.
Tapi, apakah ukuran silver Quarter Dollar tidak terlalu kecil?
Bagi anda yang terbiasa dengan koin perak seperti American Silver Eagle, Canadian Silver Maple Leaf, Peace Dollar dan juga Morgan Dollar, mungkin merasakan bahwa koin Quarter Dollar ini berukuran kecil dan tipis. Tapi, kalau saya melihat sejarah, sebenarnya koin perak dengan berat sekitar 6 gram ini merupakan ukuran yang sangat ideal, artinya tidak terlalu kecil, dan juga tidak terlalu besar.
Dalam tradisi Islam, umat Islam mengenal koin perak dirham. Dan dalam tradisi Islam, koin perak dirham ini memiliki berat sekitar 3 gram. Jadi, koin perak silver quarter dollar ini memiliki berat dua kali dari koin perak dirham dalam tradisi Islam.
Namun, dirham sebenarnya bukan koin perak asli bikinan orang Islam, melainkan sebuah adaptasi dari koin perak lain yang sudah terkenal sebelumnya yakni drachma dari Yunani. Pada beberapa abad sebelum masehi, koin perak drachma memegang peranan penting dalam perdagangan dunia internasional. Ketika itu, setidaknya terdapat tiga jenis standar berat dari drachma. Yang pertama adalah standar Aegina yang menggunakan standar drachma seberat 6 gram, atau serupa dengan berat dari silver quarter dollar ini. Yang kedua adalah standar Athena yang menghitung drachma dengan berat sekitar 4,3 gram. Sedangkan yang ketiga adalah standar Corinth yang menetapkan bahwa drachma seberat 2,9 gram atau hampir sama dengan dirham yang digunakan dalam dunia Islam. Tapi yang jelas, bahwa berat dari koin perak silver quarter dollar ini tidak lebih ringan daripada koin drachma.
Kalau kita membuka Alkitab, kita akan mengetahui bahwa orang-orang Yahudi menggunakan satuan shekel atau syikal sebagai standar berat mereka. Menurut Alkitab Kristen, satu syikal itu beratnya sekitar 11,4 gram. Nah, dalam Alkitab tsb, terdapat satu perintah khusus untuk umat Israel untuk memberikan persembahan kepada Tuhan dengan perak seberat setengah syikal (bukan dengan satu syikal lho ya). Jadi, kalau kita menganggap bahwa satu syikal itu seberat 11,4 gram, maka kita akan mendapatkan bahwa berat setengah syikal perak itu sekitar 5,7 gram. Artinya koin perak quarter dollar ini masih lebih berat daripada ketetapan setengah syikal perak yang ditentukan oleh Tuhan dalam Kitab Keluaran 30:13.
All in all, dimensi dari koin perak quarter dollar tidaklah terlalu kecil, karena sejarah mencatat bahwa dunia internasional ternyata sering menggunakan satuan koin yang lebih kecil daripada 6 gram.
Tahun 2019 ini merupakan salah satu tahun istimewa dalam sejarah percetakan koin perak di Amerika Serikat, karena di tahun inilah pertama kalinya dalam sejarah U.S. Mint, mereka mencetak koin perak pecahan Quarter Dollar dan juga Half Dollar dalam komposisi perak mencapai 99,9%. Sebelumnya, koin perak pecahan Half Dollar, Quarter Dollar, dan juga Dime dicetak dengan komposisi perak 90%.
Dari lima jenis koin perak Quarter Dollar tahun 2019 yang memiliki komposisi perak 99,9% perak ini, ada satu yang menarik perhatian saya, yaitu koin perak Quarter Dollar dengan desain San Antonio Missions. Bahkan jika dibandingkan desain dari koin perak quarter dollar tahun-tahun sebelumnya, atau juga desain dari koin perak America the Beautiful yang pernah ada, saya tetap menganggap bahwa koin perak San Antonio Missions adalah desain paling menarik yang pernah ada. Kenapa saya berani mengatakan demikian? Tentu saja bukan karena sisi Obverse, karena sisi obverse koin ini menampilkan George Washington, sama seperti koin perak Quarter Dollar lainnya. Yang membuat koin perak ini menarik perhatian saya tentu saja karena desain Reverse-nya yang lain dari pada yang lain jika dibandingkan dengan koin-koin perak buatan U.S. Mint.
Pada sisi Reverse ini terdapat semacam gambar salib dengan empat bidang. Namun, dari empat gambar yang ada pada keempat bidang tersebut, yang paling membuat saya terkesan adalah gambar pada pojok kanan atas, yaitu gambar singa. Lho, memangnya apa istimewanya dengan gambar singa ini?
Kita semua tahu bahwa dollar merupakan mata uang negara Amerika Serikat dan juga beberapa negara lainnya seperti Canada dan Australia. Namun, mungkin tidak banyak dari kita yang tahu bahwa sebenarnya istilah dollar itu bukan berasal dari Amerika Serikat itu sendiri melainkan merupakan adaptasi dari mata uang negara lain. Bisa dikatakan bahwa dollar sudah ada 200 tahun sebelum Amerika Serikat menyatakan kemerdekaannya pada tahun 1776 M. Kalau boleh saya sederhanakan, dollar amerika itu sebenarnya berasal dari koin perak Pillar Dollar dari Spanyol yang dicetak di Mexico dan beberapa negara Amerika Latin seperti Bolivia dan Peru. Namun, istilah dollar dalam Pillar Dollar pun bukan berasal dari bahasa Spanyol melainkan berasal dari mata uang yang lain lagi, yaitu Lion Dollar atau leeuwendaalder yang merupakan koin perak yang berasal dari Belanda. Dan leeuwendaalder sendiri bukan istilah asli bikinan orang Belanda melainkan merupakan adaptasi dari koin perak Joachimsthaler yang berasal dari Bohemia (sekarang merupakan bagian dari negara Republik Ceko).
Jadi boleh dikatakan bahwa Joachimsthaler merupakan nenek moyang dari mata uang dollar Amerika. Joachimsthaler adalah ayah kandung dari leeuwendaalder atau Lion Dollar dari Belanda yang sempat menjadi mata uang pilihan dalam dunia internasional perdagangan pada masanya. Bahkan Numismatic Guaranty Corporation (NGC) menobatkan leeuwendaalder atau Lion Dollar sebagai koin dollar perak pertama di Amerika (America's First Silver Dollar)
Leeuwendaalder atau Lion Dollar bisa dibilang sebagai pendahulu dari koin perak terkenal lainnya yaitu Maria Theresa Thaler dan juga Spanish Dollar.
Sebagai informasi tambahan, pada abad ke-18 Masehi, terdapat dua koin perak yang paling terkenal di seluruh dunia, yaitu Pillar Dollar dan Maria Theresa Thaler (MTT). Boleh dibilang bahwa kedua koin perak ini sama-sama merupakan evolusi dari koin perak Belanda leeuwendaalder (Lion Dollar). Namun bedanya antara Pillar Dollar dengan MTT adalah, jika Pillar Dollar lebih populer di Dunia Baru, yaitu di benua Amerika, sementara MTT lebih populer di Dunia Lama, yaitu Eropa dan Asia.
Jika anda perhatikan desain dari seluruh koin perak kuno yang saya sebutkan tadi, yaitu mulai dari Joachimsthaler, Leeuwendaalder, Maria Theresa Thaler, hingga Pillar Dollar, maka ada satu persamaan menarik dari keempat koin kuno tersebut, yaitu pada desain keempat koin tersebut terdapat gambar singa. Pada koin Joachimsthaler dan juga Leeuwendaalder, gambar singa ukuran besar nampak pada sisi Reverse koin. Sedangkan pada Pillar Dollar dan MTT, gambar singa terdapat pada salah satu pojok dari gambar perisai.
Nah, mengapa koin perak Quarter Dollar San Antonio Missions ini sangat istimewa? Tidak lain dan tidak bukan adalah karena kembalinya gambar singa pada koin perak dollar. Sebelum-sebelumnya, gambar yang paling umum dari koin dollar Amerika adalah gambar elang. Setahu saya, sepanjang sejarah percetakan koin perak Amerika Serikat, baru di tahun 2019 inilah muncul gambar singa pada koin perak Amerika Serikat.
Bukan hanya itu, gambar + (tanda tambah) ukuran besar yang membagi koin menjadi empat bidang pun mengingatkan saya akan sisi Obverse dari Pillar Dollar dan juga MTT. Dari sekian banyak desain koin America the Beautiful dan juga Quarter Dollar, baru kali inilah ada tanda + seperti ini pada koin perak Amerika. Pendeknya, sisi Reverse dari koin perak San Antonio Missions silver quarter dollar ini benar-benar klasik.
Tapi, apakah ukuran silver Quarter Dollar tidak terlalu kecil?
Bagi anda yang terbiasa dengan koin perak seperti American Silver Eagle, Canadian Silver Maple Leaf, Peace Dollar dan juga Morgan Dollar, mungkin merasakan bahwa koin Quarter Dollar ini berukuran kecil dan tipis. Tapi, kalau saya melihat sejarah, sebenarnya koin perak dengan berat sekitar 6 gram ini merupakan ukuran yang sangat ideal, artinya tidak terlalu kecil, dan juga tidak terlalu besar.
Dalam tradisi Islam, umat Islam mengenal koin perak dirham. Dan dalam tradisi Islam, koin perak dirham ini memiliki berat sekitar 3 gram. Jadi, koin perak silver quarter dollar ini memiliki berat dua kali dari koin perak dirham dalam tradisi Islam.
Namun, dirham sebenarnya bukan koin perak asli bikinan orang Islam, melainkan sebuah adaptasi dari koin perak lain yang sudah terkenal sebelumnya yakni drachma dari Yunani. Pada beberapa abad sebelum masehi, koin perak drachma memegang peranan penting dalam perdagangan dunia internasional. Ketika itu, setidaknya terdapat tiga jenis standar berat dari drachma. Yang pertama adalah standar Aegina yang menggunakan standar drachma seberat 6 gram, atau serupa dengan berat dari silver quarter dollar ini. Yang kedua adalah standar Athena yang menghitung drachma dengan berat sekitar 4,3 gram. Sedangkan yang ketiga adalah standar Corinth yang menetapkan bahwa drachma seberat 2,9 gram atau hampir sama dengan dirham yang digunakan dalam dunia Islam. Tapi yang jelas, bahwa berat dari koin perak silver quarter dollar ini tidak lebih ringan daripada koin drachma.
Kalau kita membuka Alkitab, kita akan mengetahui bahwa orang-orang Yahudi menggunakan satuan shekel atau syikal sebagai standar berat mereka. Menurut Alkitab Kristen, satu syikal itu beratnya sekitar 11,4 gram. Nah, dalam Alkitab tsb, terdapat satu perintah khusus untuk umat Israel untuk memberikan persembahan kepada Tuhan dengan perak seberat setengah syikal (bukan dengan satu syikal lho ya). Jadi, kalau kita menganggap bahwa satu syikal itu seberat 11,4 gram, maka kita akan mendapatkan bahwa berat setengah syikal perak itu sekitar 5,7 gram. Artinya koin perak quarter dollar ini masih lebih berat daripada ketetapan setengah syikal perak yang ditentukan oleh Tuhan dalam Kitab Keluaran 30:13.
All in all, dimensi dari koin perak quarter dollar tidaklah terlalu kecil, karena sejarah mencatat bahwa dunia internasional ternyata sering menggunakan satuan koin yang lebih kecil daripada 6 gram.







Comments
Post a Comment